Duh! 5,5 Juta Orang Terancam Nganggur Bila Industri Tembakau Dilarang

Suparjo Ramalan
ilustrasi industri tembakau (ist)

"Merokok dapat berhenti kapan saja, misalnya saat puasa. Selama 12 jam perokok dapat menahan diri untuk tidak mengkonsumsi rokok tanpa merasa ketagihan,” ucap Sarmidi. 

Sarmidi menegaskan, kebijakan yang terlalu ketat terhadap industri tembakau, akan dapat mematikan industri dan ekosistemnya. Sementara perokok tidak akan berhenti merokok, tetapi mencari jalan lain mengkonsumsi rokok ilegal atau rokok impor. 

Apabila hal ini terjadi, Sarmidi memastikan menambah dampak negatif lainnya. Seperti menimbulkan peningkatan pengangguran yang dapat memicu masalah sosial politik, mengganggu stabilitas dan keamanan. Sementara eksternalitas negatif yang hendak dikendalikan tidak tercapai.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
1 bulan lalu

Perluas Wawasan Industri Mahasiswa, MNC University Company Visit ke McDonald’s

Bisnis
1 bulan lalu

Deretan Miliarder Muda yang Sukses Rintis Bisnis dari Nol

Health
3 bulan lalu

Fakta Tersembunyi di Balik Uap Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal