Dalam sehari, Depot Mirah mampu melayani ratusan pelanggan. “Sekitar 700 sampai 1.000 porsilah sehari,” ujar Bariyah.
Di tengah perkembangan usaha, Bariyah mengaku sempat membutuhkan tambahan modal untuk menopang kebutuhan usaha dan keluarga. Dari situlah dia mulai mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. “Iya, pinjam KUR,” katanya.
Bariyah mengaku sudah tiga kali mengajukan pinjaman KUR di BRI dengan nominal berbeda-beda. Pinjaman pertama sebesar Rp50 juta dengan tenor satu tahun. Setelah lunas, plafonnya meningkat menjadi Rp300 juta.
“Pertama Rp50 juta, terus naik Rp300 juta. Itu buat dua tahun, tapi sudah selesai. Kemarin mengambil lagi Rp300 juta, dua tahun,” ujarnya.
Menurut Bariyah, proses pengajuan di BRI tergolong mudah karena pihak bank aktif datang langsung ke lokasi usahanya. Dia juga mengaku selalu disiplin membayar cicilan sehingga pengajuan berikutnya lebih mudah diproses.