“Mulai jualan anak kedua masuk SD, anak SD itu umur 7 tahun, sekarang umur 26. 19-20 tahun,” ujarnya.
Sebelum menjadi Depot Mirah seperti sekarang, Bariyah sempat berjualan mi ayam, jus, dan gorengan di trotoar Jalan Mahakam, Kebayoran Baru. Namun karena program penataan kawasan saat masa Gubernur DKI Jakarta periode 2014-2017 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, para pedagang, termasuk Bariyah, terpaksa memindahkan dagangannya ke lokasi yang disediakan pemerintah daerah.
“Tadinya di sini pertama itu mi ayam, jus, sama gorengan. Terus kan ini digeser gak boleh di luar sama Ahok ya dulu, akhirnya masuk ke dalam,” katanya.
Meski harus berpindah tempat dan membayar sewa tahunan, Bariyah memilih bertahan. Pasalnya, usaha tersebut menjadi sumber utama penghidupan keluarga dan para karyawannya.
Seiring waktu, pelanggan Depot Mirah terus bertambah. Menu yang dijual pun makin beragam, mulai dari paket nasi, ayam goreng, sambal, dan lalapan; ayam geprek; aneka sate goreng; hingga tahu dan tempe.