Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Pesiar Diisolasi gegara Wabah Norovirus, 1 Penumpang Tewas Puluhan Lainnya Bergejala
Advertisement . Scroll to see content

WHO Minta Negara-Negara Rawat Pasien Hantavirus Laporkan Perkembangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:39:00 WIB
WHO Minta Negara-Negara Rawat Pasien Hantavirus Laporkan Perkembangan
WHO meminta negara-negara yang warganya terpapar Hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius terus melaporkan perkembangan kondisi pasien (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara yang warganya terpapar Hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius terus melaporkan perkembangan kondisi pasien. Langkah itu dilakukan sesuai peraturan kesehatan internasional guna memantau potensi penyebaran wabah.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, negara-negara asal penumpang dan kru kini bertanggung jawab memantau kesehatan warga mereka masing-masing setelah dipulangkan.

Tedros menegaskan, WHO meminta seluruh negara terkait untuk secara sistematis memberikan laporan perkembangan kondisi penumpang dan kru kapal yang terinfeksi maupun suspect Hantavirus.

Selain itu, WHO juga merekomendasikan seluruh pasien dan suspect menjalani pemantauan aktif selama 42 hari sejak paparan terakhir pada 10 Mei lalu.

“Rekomendasi WHO adalah agar mereka dipantau secara aktif di fasilitas karantina yang ditentukan atau di rumah selama 42 hari sejak paparan terakhir, yaitu 10 Mei, yang berarti sampai tanggal 21 Juni,” kata Tedros, dikutip dari Sputnik, Kamis (14/5/2026).

Dia juga menegaskan, siapa pun yang mengalami gejala harus segera diisolasi untuk meminimalkan risiko penularan lebih luas.

WHO sebelumnya mengungkap 11 penumpang dan kru kapal pesiar MV Hondius terinfeksi Hantavirus. Sembilan di antaranya diketahui terpapar varian Andes yang lebih mematikan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut