Dirut Garuda Minta Maaf usai Dapat Kritik Keras dari Kemenag soal Layanan Haji

Iqbal Dwi Purnama
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf terkait pelayanan yang kurang memuaskan dalam pelayanan penerbangan jemaah haji. (Foto: Heri Purnomo)

Ketiga, pecah kloter. Perencanaan Garuda Indonesia juga meleset. Pecah kloter yang awalnya diperkirakan hanya akan terjadi satu kali, ternyata terjadi beberapa kali. 

Keempat, tas kabin dan kursi roda jemaah tidak terbawa. Peristiwa ini dialami oleh penerbangan jemaah kloter 28 Embarkasi Solo (SOC 28), di mana ada 11 kursi roda dan 120 koper kabin yang tidak terangkut. Akibatnya jemaah dan petugas mencari-cari setelah mereka mereka mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

"Pertama kami mengakui, kita mengupayakan perbaikan, salah satu penyebab keterlambatan itu munculnya percikan api," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
8 jam lalu

Heboh Dugaan Pungli ke Jemaah Haji, Kadaker Makkah: Tarif Layanan Harus Transparan!

Nasional
21 jam lalu

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

Haji dan Umrah
1 hari lalu

6 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Ini Nama-namanya

Nasional
1 hari lalu

Kemenag Gelar Sidang Isbat Iduladha 1447 H 17 Mei, Pantau Hilal Zulhijah di 88 Titik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal