Dirut Garuda Geleng Kepala Tes PCR Lebih Mahal dari Tiket Pesawat

Antara
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dibuat geleng kepala tes PCR lebih mahal dibandingkan tiket pesawat. (Foto: Ilustrasi/Sindonews))

“Kalau physical distancing ini dipastikan dilakukan tentu kita harus review harga dari penerbangan tersebut,” katanya.

Irfan menambahkan di luar itu, proses pra-penerbangan juga semakin rumit dengan adanya pemeriksaan dokumen dan kesehatan.

“Artinya, ke depan industri ini akan menghadapi penurunan drastis penumpang. Adalah kepentingan bersama, bersama regulator untuk memastikan ini butuh waktu. Kami mendapatkan konsesus, industri ini bisa recovery sebelum COVID-19 dalam masa dua sampai tiga tahun,” katanya.

Irfan menyebutkan masyarakat yang sering melakukan penerbangan pun masih menunggu (wait and see) keadaan untuk kembali pulih.

“Situasi Covid ini juga membuka kita melihat peluang dengan memahami perilaku costumer. Kami lakukan riset kecil-kecilan terhadap kita punya GA Miles dan dari riset ini berkeinginan tetap pergi. Tapi yang mengagetkan 65 persen dari responden menyatakan posisinya wait and see,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28%, Harga BBM hingga Tiket Pesawat jadi Biang Kerok

57 tahun lalu

Pemerintah Umumkan Paket Stimulus Ekonomi Terbaru, Insentif Pajak Penulis hingga Diskon Tiket Penerbangan

57 tahun lalu

Waspada! Ini Modus Scam Tiket Pesawat yang Dialami Patricia Gouw

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat, Terlanjur Kirim KTP!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal