Durian Kanyao mencuat pada tahun 2019 dalam sebuah lelang durian di Thailand yang dikenal sebagai Festival King of Durian 2019. Harga durian dengan varian tersebut diketahui mencapai Rp681 juta.
Durian asal Thailand ini dikenal memiliki rasa yang lembut dan manis. Diketahui, durian ini pertama kali dibudidayakan di Provinsi Nonthaburi. Sebagian besar durian Thailand yang dikonsumsi di pasar komersial modern mulai dikembangkan setelah tahun 1662, meskipun varietas durian yang lebih tua telah tumbuh di seluruh negeri sebelum periode ini.
Durian yang diimpor dari Sumatera dan Kalimantan ini ditanam di Thailand sejak usia dini. Pada awalnya, buah durian disediakan khusus untuk raja, dan produksinya relatif rendah selama berabad-abad. Pada awal abad ke-19, masuknya imigran China yang mulai menanam durian untuk keperluan komersial memperluas skala budi daya.
Durian Khantarak berhasil terjual dalam sebuah lelang di provinsi Si Sa Ket dengan harga mencapai Rp66 juta. Buah durian jenis ini terkenal dengan rasa yang sangat manis, tekstur lembut dan legit, serta tanpa aroma yang terlalu menyengat.
Selain dikenal dengan nama khantarak, durian ini juga disebut durian vulkanik karena ditanam di tanah yang mengandung zat potasium bekas letusan gunung merapi. Keunikan ini memberikan karakteristik khusus pada buah durian yang satu ini.