Dampak PPKM Darurat Jawa-Bali, Sebanyak 24,66 Persen Pekerja Berpotensi di PHK

Michelle Natalia
Ilustrasi PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Anwar Sanusi, mengatakan sebanyak 24,66 persen pekerja di wilayah Jawa dan Bali berpotensi mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Hal itu, terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali mulai 3-22 Juli, yang diperpanjang menjadi PPKM Level 4 sampai 23 Agustus 2021. 

Menurut Anwar, berdasarkan data Kemenaker yang dihimpun dari berbagai provinsi di wilayah Jawa-Bali, dari total pekerja pada kategori sektor kritikal, esensial, dan nonesensial, sebanyak 24,66 persen pekerja atau buruh berpotensi di PHK. Selain itu, sekitar  23,72 persen pekerja berpotensi dirumahkan

“Jadi dari data tersebut tentunya pemerintah perlu melakukan intervensi agar potensi-potensi negatif ini bisa kita hindari, minimal bisa kita kurangi, baik melalui bantuan pemerintah ataupun bantuan-bantuan sosial lainnya. Agar perusahaan dan pekerja/buruh tetap dapat melakukan proses produksi,” kata Anwar, saat menyampaikan Pidato Kunci dalam webinar “Bantuan Subsidi Upah di Masa Pandemi COVID-19: Pembelajaran dan Sosialisasi” yang diselenggarakn TNP2K, pada Kamis (19/8/2021). 

Dia menjelaskan, program pemerintah berupa bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja/buruh yang kembali disalurkan pada tahun ini, adalah salah satu upaya pemerintah memitigasi dampak pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per Dolar AS imbas Ketegangan di Selat Hormuz hingga Badai PHK

Nasional
5 hari lalu

Kemnaker Dampingi Penyandang Disabilitas Masuk ke Dunia Kerja, Ini Caranya

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Janjikan Bangun 1 Juta Rumah untuk Buruh, Lokasi Dekat Kawasan Industri

Nasional
14 hari lalu

Prabowo bakal Bangun Rumah Klaster Lengkap dengan Gym dan Daycare untuk Buruh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal