Begini Cara Miliarder Sam Bankman-Fried Mampu Bertahan di Tengah Anjloknya Kripto

Aditya Pratama
CEO FTX Sam Bankman-Fried mampu bertahan di tengah penurunan harga kripto. Bahkan, dia mengaku masih punya uang untuk membeli mata uang kripto. (Foto: Reuters)

Pada bulan Juli, FTX menandatangani kesepakatan yang memberikan opsi untuk membeli pemberi pinjaman BlockFi setelah memberikan jalur kredit 250 juta dolar AS. FTX juga memberikan 500 juta dolar AS untuk Voyager Digital yang sedang berjuang kala itu hingga dinyatakan bangkrut. 

Meski begitu, Bankman-Fried mengaku FTX ikut terdampak dari anjloknya pasar kripto. Dia menyebut, FTX turut mengalami penurunan aset digital imbas penurunan nilai kripto.

“Saya tidak berpikir kita kebal dari itu. Tapi kami melakukan banyak pekerjaan untuk bertumbuh selama setahun terakhir dan kami memiliki platform yang kurang berat, ritel-ritel cenderung lebih bergantung pada sentimen pasar," kata dia.

Sebagian besar volume FTX berasal dari perdagangan pelanggan setidaknya 100.000 dolar AS per hari. Bankman-Fried menyebut transaksi tersebut meliputi perusahaan perdagangan dengan kuantitas kecil hingga kantor keluarga dan pedagang harian. Demografi FTX kurang sensitif terhadap harga dan bertahan relatif baik di tengah penurunan pasar kripto. 

Menurut data CNBC International, pertukaran mata uang kripto menghasilkan pendapatan sekitar 1 miliar dolar AS pada tahun lalu. Bankman-Fried mengkonfirmasi angka-angka tersebut berada di atas rata-rata dan tahun ini menurutnya akan menyentuh angka serupa tahun lalu, tergantung dari seberapa parah perlambatan pasar. 

“Kami selalu mencoba untuk tumbuh secara berkelanjutan. Kami mempekerjakan (karyawan) jauh lebih sedikit daripada kebanyakan tempat, tetapi kami juga mengendalikan biaya kami,” ucapnya.

FTX telah mengalami pertumbuhan sejak Bankman-Fried meluncurkannya bersama co-founder Gary Wang pada 2019. FTX terakhir mengumpulkan 400 juta dolar AS pada Januari 2022 dengan nilai 32 miliar dolar AS, sehingga total pendanaan modal ventura dalam tiga tahun terakhir menjadi sekitar 2 miliar dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

57 tahun lalu

Investigasi Terbaru Ungkap Sosok Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto, Siapa Dia?

57 tahun lalu

2 Pelaku Sindikat Phishing Lintas Negara Ditangkap, Raup Rp25 Miliar dalam 5 Tahun

57 tahun lalu

Pro Kontra Penggunaan AI Prediksi Aset Digital, Investor Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal