Bank Sentral China Sebut Semua Aktivitas Terkait Mata Uang Kripto Ilegal, Terlarang bagi Penduduk

Jeanny Aipassa
Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC). (Foto: Istimewa)

“Lembaga keuangan dan lembaga pembayaran nonbank tidak dapat menawarkan layanan untuk kegiatan dan operasi yang terkait dengan mata uang virtual di dataran China,” sebut PBOC. 

Pengumuman PBOC tersebut memukul mata uang kripto. Harga bitcoin anjlok lebih dari 6,5 persen ditutup di harga 41.882 dolar Amerika Serikat (AS). Ethereum, aset digital mengalami penurunan sebesar 9 persen menjadi sekitar 2.867 dolar AS.

Tak hanya itu, saham dengan eksposur berat terhadap crypto juga merosot pada perdagangan tengah hari di Nasdaq, dengan Coinbase turun 2 persen, MicroStrategy tergelincir 5 persen dan Riot Blockchain turun lebih dari 6 persen.

Ini bukan kali pertama PBOC mengeluarkan kebijakan menentang mata uang kripto. Sebelumnya, PBOC telah memerintahkan bank dan lembaga pembayaran nonbank seperti afiliasi Alibaba Ant Group untuk tidak menyediakan layanan yang terkait dengan kripto.

Tindakan keras Pemerintah China terhadap mata uang kripto seiring datang target untuk mencapai netral karbon pada tahun 2060. China disebut menjadi negara penghasil karbon terbesar di dunia, salah satunya karena keberadaan penambang mata uang kripto yang tersebar sampai ke kota-kota kecil. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Ajaib! Balita Ini Selamat Setelah Jatuh dari Lantai 11 Apartemen

Internasional
1 hari lalu

Ledakan Dahsyat Pabrik Petasan di China, Korban Tewas Jadi 37 Orang

Internasional
2 hari lalu

Tak Ada Ampun! 2 Mantan Menhan China Dihukum Mati karena Korupsi

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal