Di sisi pembiayaan, sepanjang 2025 bank berlogo pita emas ini menyalurkan KUR sebesar Rp40,99 triliun kepada 355.658 UMKM atau 106,5 persen dari target yang ditetapkan. Sebanyak Rp25,13 triliun atau 61,54 persen dari total penyaluran masuk ke sektor produksi, dengan pertanian sebagai penerima terbesar, diikuti jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan.
Menurut Henry, penyaluran pembiayaan produktif itu merupakan bagian dari strategi Bank Mandiri untuk menciptakan akselerasi yang bertumbuh, dengan menopang sektor-sektor ekonomi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi daerah.
Selain menopang ekonomi domestik, Bank Mandiri mendukung kesejahteraan PMI melalui Program Kelompok Belajar (Pokjar) yang menjangkau 21.074 PMI aktif di berbagai negara tujuan kerja. Program ini memberikan edukasi literasi keuangan, akses layanan perbankan formal, serta kemudahan remitansi melalui Mandiri International Remittance di Malaysia.
Bank Mandiri memandang pemberdayaan PMI sebagai wujud peran mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja migran dan menopang ketahanan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Untuk melengkapi akses pembiayaan, sepanjang 2025 sebanyak 17.600 UMKM mendapat pendampingan melalui Rumah BUMN, sementara program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) melahirkan 20 finalis wirausaha terbaik dari upaya mencetak generasi pengusaha masa depan.
Berbagai inisiatif itu dirancang saling melengkapi, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh akses layanan keuangan dan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan peluang peningkatan kapasitas usaha secara konsisten. Henry menegaskan, keseluruhan program itu merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menghadirkan keunggulan yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem sosial dan ekonomi yang berdampak luas.
"Kami percaya pertumbuhan Bank Mandiri akan semakin bermakna ketika manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat. Melalui perluasan akses keuangan, pembiayaan produktif, pemberdayaan PMI, dan penguatan kapasitas UMKM, kami ingin terus berkontribusi membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan lestari," tuturnya.
Lewat berbagai inisiatif tersebut, Bank Mandiri terus mempertegas perannya sebagai ekosistem penggerak ekonomi negeri yang menghubungkan masyarakat dengan akses keuangan, pembiayaan, dan pemberdayaan dalam satu kesatuan yang saling mendukung untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata, sekaligus memastikan pengalaman layanan yang nyaman dapat dirasakan secara setara di seluruh lapisan masyarakat.