Anggaran Tambahan Rp14 Triliun Belum Cair, Bagaimana Nasib Pupuk Subsidi?

Suparjo Ramalan
ilustrasi pupuk subsidi. (Foto: Ilustrasi/Dok. Pupuk Indonesia)

“Tapi yang sudah diberikan anggarannya itu diminta untuk disalurkan segera, untuk musim tanam ini. Jadi InsyaAllah pupuk stoknya cukup, sebagian besar sudah ada di daerah, lalu pemerintah menambah anggaran subsidi InsyaAllah tidak ada lagi persoalan pupuk yang mendasar,” tuturnya.

Rahmad menyebut, bila anggaran tambahan senilai Rp14 triliun masuk ke kantong perusahaan, maka pihaknya menambah jumlah pupuk subsidi sebanyak 2,5 juta ton. Sehingga, alokasi pupuk subsidi pada 2024 mencapai 7,2 juta ton.

“Kemudian terkait pupuk subsidi yang volumenya 4,7 juta ton dan sudah disetujui bapak Presiden, ditambah lagi anggarannya sehingga nanti akan ketemu jumlahnya 7,2 juta ton,” ucap dia.

“Dari 4,7 juta ton yang sudah disetujui itu tadi arahannya supaya diambil pada musim tanam pertama sehingga nanti kalau itu habis akan disiapkan lagi anggaran untuk musim tanam kedua. Demikian Insya Allah kalau pupuk lancar produksi akan lancar, produksi beras juga akan naik,” kata Rahmad.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
16 jam lalu

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Ini Respons KPK

17 jam lalu

Purbaya Buka Suara soal Rencana Pemangkasan Anggaran MBG, Berapa Besarnya?

1 hari lalu

Anggaran Kemenkes Rp12,3 Triliun Diblokir Kemenkeu, Menkes Budi Gunadi: Lebih Baik Ditarik

5 hari lalu

Menkop Buka Suara soal Polemik Pengadaan Kipas Angin untuk Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal