4. Tertipu atau Kehilangan Uang: Money changer ilegal juga dapat melakukan praktik penipuan seperti memberikan jumlah yang lebih rendah dari yang seharusnya atau dengan cara lain merugikan Anda.
5. Masalah Hukum: Menggunakan money changer ilegal juga dapat membuat Anda terlibat dalam masalah hukum, karena mereka melanggar peraturan perbankan dan keuangan negara.
6. Ketidakamanan Transaksi: Transaksi dengan money changer ilegal mungkin tidak aman dan dapat meningkatkan risiko pencurian atau kehilangan uang.
Menggunakan Authorized Money Changer yang berlisensi dan diakui oleh otoritas keuangan setempat adalah cara terbaik untuk menghindari risiko-risiko tersebut. Sebelum menukar uang di money changer, selalu pastikan untuk memeriksa izin dan stiker PVA Berizin yang diberikan oleh Bank Indonesia.
Selain itu, Anda juga dapat memeriksa nilai tukar yang ditawarkan oleh beberapa money changer resmi untuk memastikan Anda mendapatkan nilai tukar yang adil dan menguntungkan.
Demikian rekomendasi money changer di Jakarta yang bisa anda temukan untuk dapat menukarkan mata uang asing ketika hendak bepergian ke luar negeri.