Orang Indonesia Suka Makanan Pedas, Begini Cara Buka Usaha Sambal Bakar yang Enak
Richard mengatakan, branding yang dibangun melalui sosial media memiliki dampak yang cukup besar dalam pertumbuhan bisnis. Namun menurutnya, media sosial hanya menjadi salah satu aspek dalam bisnis, masih ada aspek penting lain seperti bisnis model dan profitabilitas perusahaan yang menyebabkan Sambal Bakar Indonesia dapat terus melebarkan sayapnya hingga saat ini. Apalagi jika bisnis tersebut ingin dikembangkan melalui sistem kemitraan.
Richard mengatakan, bisnis yang ditawarkan melalui sistem kemitraan tidak bisa hanya sekadar viral semata tetapi harus bisa menguntungkan dan benar-benar memiliki sistem serta model bisnis yang mumpuni agar dapat terus tumbuh dan berkembang.
“Jangan sampai bisnisnya tidak well perform tapi dipaksa untuk difranchise-kan atau dimitrakan karena menjadi viral atau terkenal saja tidak cukup. Harus bisnisnya bagus dan menguntungkan dulu baru bisa dikembangkan atau diekspansikan,” katanya.
Selain viral di media sosial karena keunikannya, Sambal Bakar Indonesia memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki menu yang bervariasi. Cocok dijadikan hidangan sehari-hari (comfort food) dengan harga yang ramah di kantong. Selain itu pengunjung dapat memilih tingkat kepedasan sesuai selera.
Terdapat berbagai macam lauk pauk yang dijual mulai dari ayam, ikan gurame, cumi, iga bakar, paru, kulit, usus, kikil, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada beberapa lauk yang jarang ditemui di tempat lain yaitu burung dan baby crab yang dipadukan dengan sambal yang dibakar dan disajikan di atas cobek panas.
"Harganya pun tergolong cukup murah mulai dari Rp17.000 dan untuk satu set menu termasuk nasi, lauk pauk dan minuman harganya di bawah Rp30.000 sesuai permintaan konsumen,” ujarnya.
Editor: Vien Dimyati