Matcha Nikmat Dijadikan Minuman, Ternyata Punya Manfaat untuk Diet dan Kesehatan Hati
Lantas, apa saja manfaat dari matcha yang harus diketahui? Berikut adalah beberapa manfaat matcha bagi kesehatan. Dirangkum pada Senin (4/12/2023).
Kandungan Antioksidan yang Tinggi
Matcha kaya akan katekin, golongan senyawa tumbuhan dalam teh yang berperan sebagai antioksidan alami. Antioksidan membantu menstabilkan radikal bebas berbahaya, senyawa yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit kronis. Dalam penelitian menunjukkan, pemberian suplemen matcha pada tikus mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan meningkatkan aktivitas antioksidan. Menambahkan matcha ke dalam makanan dapat meningkatkan asupan antioksidan, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel dan menurunkan risiko beberapa penyakit kronis.
Melindungi Kesehatan Hati
Hati sangat penting untuk kesehatan dan memainkan peran sentral dalam membuang racun, memetabolisme obat-obatan, dan memproses nutrisi. Beberapa penelitian menemukan matcha dapat membantu melindungi kesehatan hati. Dalam tinjauan tahun 2015 terhadap 15 penelitian menemukan, minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit hati.
Namun, pada 2020, beberapa ahli mencatat meskipun matcha dapat bermanfaat bagi penderita penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) dengan mengurangi enzim hati, matcha dapat meningkatkan enzim hati pada orang tanpa NAFLD.
Mencegah Kanker
Matcha mengandung beberapa senyawa yang telah dikaitkan dengan pencegahan kanker dalam tabung reaksi dan penelitian pada hewan. Misalnya, matcha mengandung epigallocationchin-3-gallate (EGCG) yang tinggi, sejenis katekin yang mungkin memiliki sifat antikanker yang kuat. Beberapa penelitian laboratorium dan hewan menunjukkan, ini dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian.
Bantu turunkan berat badan
Teh hijau terkenal karena kemampuannya untuk meningkatkan penurunan berat badan dan sering kali dimasukkan dalam suplemen penurun berat badan. Dalam tinjauan tahun 2020 menyimpulkan, bersama dengan pola makan dan olahraga, mengonsumsi teh hijau hingga 500 mg per hari selama 12 minggu dapat menurunkan indeks massa tubuh. Meskipun sebagian besar penelitian berfokus pada teh hijau, matcha berasal dari tanaman yang sama dan mengandung senyawa serupa dengan teh hijau.
Editor: Vien Dimyati