5 Makanan Khas Ramadhan Paling Enak, Unik Ada Kolak Ayam yang Bikin Nagih
Rasanya gurih kenyal dengan aroma harum. Sotong pangkong disajikan dengan sambal kacang dan kuah asam pedas yang terbuat dari racikan cuka dan cabai. Bagi yang belum terbiasa mengonsumsinya mungkin agak kesulitan waktu mengunyah, karena bagaimanapun sotong kering teksturnya akan lebih keras dan liat.
Tapi di situlah letak sensasi menyantap sotong pangkong ini. Agar lebih nikmat, sobek daging sotong dalam ukuran kecil, lalu cocol ke dalam sambal/saus yang diinginkan.
2. Asida
Kue Khas Arab ini berasal dari Ambon. Asida berbahan dasar tepung terigu, gula merah sisir, kapulaga, daun pandan, air, garam dan mentega. Pada awalnya kue ini diperkenalkan oleh orang Arab yang berdagang dan menyebarkan agama Islam di Nusantara kepada masyarakat melayu, kemudian menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.
Asida memiliki rasa seperti dodol, manis. Makanan ini juga memiliki aroma kayu manis. Teksturnya sekenyal dodol. Hal ini dikarenakan Asida tidak terbuat dari tepung ketan, melainkan tepung terigu. Tak hanya itu, di bagian atasnya, kue ini dilumuri dengan mentega cair yang rasanya gurih. Perpaduan antara manis dan gurih membuat Asida menjadi santapan lezat.
3. Bubur kampiun
Makanan Khas Ramadhan yang populer adalah bubur kampiun. Bubur ini berasal dari Bukittinggi, berbahan dasar ketan putih. Kemudian dicampur dengan bubur putih atau bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang atau ubi, bubur kacang hijau atau kacang padi dan bubur conde atau candil. Dahulu para tokoh adat di daerah minang membuat berbagai macam perlombaan untuk menghibur warga karena trauma paskah perang pemerintahan revolusioner Republik Indonesia 1958, salah satunya lomba membuat bubur. Inilah awal mula bubur kampiun tercetus.