Lezatnya Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi, Ini Perbedaannya
Cara pembuatan dan cita rasa nasi kebuli
Pembuatan nasi kebuli yakni dengan cara menanak nasi dengan kaldu dan susu kambing bersamaan. Selain itu, dicampurkan juga daging kambing yang ditumis, kemudian diberikan minyak samin untuk memberi aroma yang khas.
Kemudian, dimasak dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, lada hitam, cengkih, ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis, pala, dan minyak samin. Nasi kebuli biasa disajikan dengan asinan nanas dan sambal goreng ati.
Sajian daging kambing pada nasi ini dapat dengan daging kambing bakar atau daging kambing goreng. Pada nasi ini sering ditaburi kismis sebagai penambah rasa manis yang alami. Namun, beberapa kedai di Jakarta, terkadang tidak menaburi kismis di atas nasi ini. Rasa dari nasi kebuli ini cenderung kaya akan rempah, belum lagi dari rasa kapulaga yang sangat pekat. Kedua rasa ini dapat dengan jelas terasa pada suapan pertama. Warna nasi kebuli cenderung coklat, bergantung kualitas rempah yang digunakan.
Mengenal sejarah Nasi Mandhi
Nasi khas Timur Tengah selanjutnya adalah nasi mandhi. Nasi Arab satu ini sangat terkenal di Yaman, Mesir, Maroko, Oman, Syria, Turki dan tentunya Arab Saudi. Nasi mandhi populer di kalangan orang-orang Hadhrami di wilayah Malabar Kerala, India.
Kata "mandhi" memiliki artinya "embun", sehingga mencerminkan tekstur lembap dan "berembun" pada daging yang akan dimasak. Maksud berembun mencerminkan daging yang digantung akan mengeluarkan air dan lemak pada tubuh.