Ide Kulineran di Bali, Wajib Cicipi 7 Makanan Halal yang Enak dan Legendaris Ini
3. Nasi Tekor
Cobalah nasi tekor yang bisa wisatawan Muslim santap dan terjamin ke-halalannya. Tentunya tidak akan membuat kantong jadi tekor atau kebobolan. Nasi tekor disajikan dalam pincuk atau wadah tradisional yang terbuat dari daun pisang. Di dalamnya terdiri atas nasi putih, telur rebus, urap, kacang goreng dan lauk pauk lainnya.
4. Lawar sayuran
Jangan salah, lawar satu ini bukan terbuat dari babi. Namun lawar halal yang bisa dinikmati adalah berasal dari sayur-sayuran segar, seperti kacang panjang, parutan kelapa, dan bumbu-bumbu khas Bali. Ada juga yang terbuat dari daging, seperti daging ayam dan entog. Namun, pastikan lawar yang dipilih adalah lawar putih, yaitu menggunakan santan.
5. Ayam Betutu
Ayam betutu tentu saja sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Makanan ini menjadi salah satu kuliner halal di Bali yang bisa dinikmati. Kuliner tradisional ini terbuat dari daging ayam atau bebek, kemudian diberi bumbu rempah-rempah khas Bali, lalu dipanggang dalam api sekam. Salah satu daerah yang terkenal dengan ayam betutunya adalah di kawasan Gilimanuk, Bali.
6. Nasi Ayam Kadewatan Bu Mangku
Kemudian apabila sedang berkunjung ke Ubud, cobalah mampir untuk mencoba kuliner halal yang paling eksis di sana, yaitu Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku. Selain masakannya yang lezat, tempat ini juga menyediakan pendopo rumah khas Bali sehingga menciptakan nuansa berbeda. Di sini Anda juga dapat menikmati suasana tradisional khas Bali dengan pekarangan rumah yang luas.
7. Nasi Pedas Bu Andika
Lalu ada nasi pedas Bu Andika, termasuk kuliner legendaris yang hingga sekarang ini selalu ramai dikunjungi oleh para penikmat kuliner di Bali. Menu yang sangat direkomendasikan adalah kulit ayam dan sambal setan. Bagi penikmat pedas, hidangan satu ini akan memuaskan lidah Anda. Tempatnya memang sederhana, namun soal rasa dari menu di warung ini sudah pasti juara. Wisatawan muslim bisa mampir ke tempat ini, agar liburan selama di Bali menjadi semakin lengkap.
Editor: Vien Dimyati