Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

7 Budaya Makan yang Aneh di Berbagai Negara, Nomor 6 Jangan Sampai Habiskan Makanan

Sabtu, 28 Mei 2022 - 11:40:00 WIB
7 Budaya Makan yang Aneh di Berbagai Negara, Nomor 6 Jangan Sampai Habiskan Makanan
Mengenal budaya makan yang aneh di berbagai negara (Foto: Eat this not that)
Advertisement . Scroll to see content

2. Mengeluarkan ‘sluuurp’ yang keras saat makan mi di Jepang

Bagi banyak orang, bersuara saat makan seperti mengecap apalagi sampai menghisap makanan tersebut hingga menimbulkan bunyi ‘Sluuurrp’ mungkin dianggap tak sopan dan mengesankan rakus. 

Namun, apabila Anda berkunjung ke Jepang dan berkesempatan untuk makan mi di sana, justru sangat dianjurkan untuk menyedot mi dengan sangat keras. Hal ini karena tindakan tersebut bukti Anda menikmati sajian yang dihidangkan. Jadi, sruput mi Anda sekeras mungkin ya!

3. Jangan tancapkan sumpit ke atas nasi di Jepang

Orang Jepang memang identik makan dengan sumpit, namun perlu diperhatikan, jangan sampai Anda menancapkan sumpit ke atas nasi yang hendak disantap saat berada di Negeri Sakura tersebut.

Hal ini karena menusukkan sumpit secara tegak lurus ke atas nasi akan terlihat seperti alat penghormatan dan dupa untuk orang meninggal dalam ajaran agama Buddha. Jadi pastikan tidak melakukannya, daripada menimbulkan salah persepsi nantinya!

4. Jangan minta garam atau lada di Portugal dan Mesir

Saat bersantap di Portugal dan Mesir, pastikan jangan sampai meminta garam atau lada. Tindakan ini akan dianggap penghinaan kepada yang memasak, karena seakan makanan tersebut kurang bumbu. Jikalaupun memang sajian yang disantap terasa kurang bumbu, tahan diri Anda ya untuk tidak meminta tambahan kedua bumbu penyedap makanan itu!

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut