5 Tips agar Opor Ayam Tidak Mudah Basi, Bisa Dimakan hingga Usai Lebaran
Untuk proses pemerasan santan, gunakan air panas atau setidaknya air hangat untuk dijadikan sebagai santan kental dan juga berguna untuk mengurangi berkembangnya bakteri pada santan.
Gunakan air matang bila Anda ingin mengambil santan cairnya. Sebenarnya ada banyak santan kemasan yang dijual di pasaran sehingga lebih praktis tetapi untuk rasanya tetap akan berbeda dari santan yang diperas sendiri.
3. Masak hingga matang
Pada saat masak untuk yang pertama kali, Anda harus memastikan bahwa opor telah benar-benar matang. Jangan hanya karena sudah mendidih lalu mematikan kompor. Biarkan opor ayam mendidih dan airnya mulai berkurang untuk mencegah opor ayam mudah basi.
4. Simpan di kulkas
Jika opor tidak cepat habis maka sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan letakkan di tempat yang paling dingin yaitu freezer. Baru ketika Anda hendak menyantapnya kembali bisa dihangatkan.
Opor ayam kuah santan memang lebih sedap bila dinikmati dalam keadaan masih hangat. Proses penghangatan tersebut juga bertujuan untuk mencegah agar opor tidak mudah basi. Setelah dihangatkan jangan langsung diaduk, karena justru akan membuat opor cepat basi. Jadi sebaiknya tunggu sebentar barulah Anda bisa mengaduknya.
5. Cara menghangatkan opor ayam
Jika opor ayam masih ada sisa, Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas untuk dihangatkan esok hari. Saat menghangatkan opor ayam, pastikan menggunakan api kecil agar kualitas kuah santan dan daging ayam bisa tetap terjaga dengan baik. Tidak perlu diaduk berlebihan atau jangan diaduk sama sekali supaya opor ayam tetap segar. Setelah dihangatkan, biarkan panci dalam keadaan terbuka, agar uap panasnya keluar dan mendingin sendiri di suhu ruangan.
Editor: Elvira Anna