Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

4 Makanan Ini Berbahaya jika Dikonsumsi Berlebihan, Bisa Bikin Asam Lambung Naik

Sabtu, 08 Januari 2022 - 22:35:00 WIB
4 Makanan Ini Berbahaya jika Dikonsumsi Berlebihan, Bisa Bikin Asam Lambung Naik
Makanan yang bisa sebabkan asam lambung (Foto: NDTVFood)
Advertisement . Scroll to see content

1. Makanan Asam

Makanan tertentu memiliki kadar asam alami yang tinggi. Dalam memasak, makanan asam ini digunakan untuk meringankan hidangan yang banyak mengandung lemak. Asam juga berfungsi sebagai pelunak alami bila diterapkan pada daging. Saat dimasak, makanan ini membantu membumbui seluruh hidangan untuk hasil yang lezat.

Namun, ketika dikonsumsi saat perut kosong, makanan asam cenderung mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan gejala mulas atau refluks asam. Beberapa makanan asam ini termasuk buah-buahan, sayuran dan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah dan tomat. Makanan yang menggunakan tomat dalam saus adalah penyebab lain gejala refluks asam. Pizza, pasta, semur, dan sup cenderung memasukkan ketiga bahan ini.

Buah jeruk adalah jenis lain dari makanan yang sangat asam. Jika ingin menghindari pemicu asam lambung, Anda harus menghindari konsumsi jeruk bali, jeruk lemon, jeruk nipis, dan nanas. Perlu diingat, makanan ini tidak secara langsung menyebabkan asam lambung, tetapi sering menyebabkan gejala refluks asam dan mulas. Banyak dari makanan ini baik untuk kesehatan secara umum, tetapi jika dimakan secara berlebihan atau saat perut kosong, mereka dapat menyebabkan masalah.

2. Makanan Tinggi Lemak

Ketika lemak masuk ke perut, memicu pelepasan hormon cholecystokinin (CCK), yang dapat menyebabkan lower esophageal sphincter (LES) rileks. Relaksasi kronis atau malfungsi LES adalah penyebab asam lambung. Dengan LES dibiarkan lebih terbuka, isi lambung dapat naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Masalah lain dengan makanan tinggi lemak adalah mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk memecah selama pencernaan. Untuk membantu proses pencernaan, hormon CCK menyimpan makanan berlemak di perut untuk jangka waktu yang lebih lama. Ini adalah reaksi alami, tetapi bila dikombinasikan dengan LES yang rileks, risiko gejala refluks asam meningkat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut