Wamenparekraf: 2021 Akan Ada Diskon Pariwisata untuk Wisatawan Nusantara
“Selain itu, kami juga telah mengalokasikan lebih dari Rp119 miliar untuk sertifikasi CHSE secara gratis dengan lembaga independen, yang ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap sektor pariwisata,” katanya.
Masih berkaitan dengan wisata domestik, Angela mengungkapkan, rencana jangka menengah dan panjang Kemenparekraf/Baparekraf dalam peningkatan spending wisatawan nusantara. “Karena Indonesia merupakan negara dengan populasi besar, kita memiliki peluang di wisata domestik yang masih bisa dimaksimalkan,” kata Angela.
Pada kesempatan serupa, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi menuturkan kegiatan usaha masyarakat Indonesia sudah berangsur membaik pada kuartal ke-3 tahun 2020. “Arah perbaikan ini kami harapkan juga dapat berpengaruh terhadap bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Rosmaya.
Rosmaya juga mengatakan pihaknya selalu berupaya menjaga kondisi makroekonomi dan sistem keuangan Tanah Air sebagai kunci pemulihan ekonomi. “Kami selalu berupaya menjaga nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi supaya harga-harga barang tidak melonjak tinggi,” tutur Rosmaya Hadi.
Sementara itu sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan ada anggaran stimulus pariwisata sebesar Rp1 triliun akan digelontorkan pada Desember 2020.