Traveler Merapat! Pemerintah Siapkan Ratusan Miliar untuk Diskon Perjalanan Wisata
JAKARTA, iNews.id – Kabar baik bagi para traveler. Di momen liburan sekolah tahun ini, pemerintah menyiapkan berbagai stimulus transportasi senilai ratusan miliar rupiah untuk membuat perjalanan wisata di dalam negeri menjadi lebih terjangkau.
Program tersebut mencakup diskon untuk berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat, kereta api, hingga kapal laut dan penyeberangan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat melakukan perjalanan wisata ke berbagai destinasi di Indonesia selama musim liburan.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengatakan konektivitas dan kemudahan akses transportasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan stimulus untuk sektor penerbangan melalui diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat yang ditanggung pemerintah. Program tersebut berlaku hingga 5 Juli 2026.
"Pemerintah terkait dengan transportasi udara sudah menyiapkan stimulus ya, ini sejak kenaikan avtur itu ada diskon PPN yang ditanggung oleh pemerintah sebesar 100 persen. Dan ini akan berlanjut sampai dengan 5 Juli 2026," ujar Ni Luh, belum lama ini.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp472 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 2,3 juta penumpang angkutan udara.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp190,5 miliar untuk mendukung stimulus transportasi lainnya. Program ini ditargetkan dapat dinikmati sekitar 3 juta penumpang.
"Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp472 miliar, targetnya adalah 2,3 juta penumpang angkutan udara. Kemudian kalau untuk transportasi yang lain sebesar Rp190,5 miliar dengan target penerima manfaatnya sebesar 3 juta penumpang," katanya.
Bagi wisatawan yang berencana menjelajahi berbagai daerah di Indonesia, program ini bisa menjadi kesempatan untuk menghemat biaya perjalanan. Pasalnya, insentif tidak hanya diberikan untuk transportasi udara, tetapi juga moda transportasi yang banyak digunakan untuk perjalanan antarkota maupun antarwilayah.
"Pemerintah sudah menyiapkan ada diskon kereta api, kemudian juga angkutan laut dari PT Pelni, kemudian ASDP," tambah Ni Luh.
Dengan biaya transportasi yang lebih ringan, masyarakat diharapkan semakin tertarik untuk mengeksplorasi destinasi wisata dalam negeri. Selain mendukung sektor pariwisata, peningkatan pergerakan wisatawan juga diyakini akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan belanja wisatawan selama masa liburan.
Pemerintah pun berharap stimulus ini dapat menjadi momentum untuk menjaga pertumbuhan sektor pariwisata nasional sekaligus memperkuat ekonomi domestik di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah.
Editor: Muhammad Sukardi