Sandiaga Uno Luncurkan Dokumen Masterplan Daya Tarik Wisata di Destinasi Prioritas
Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan, Institut Teknologi Bandung, Budi Faisal, menyampaikan proses penyusunan masterplan dilakukan dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tokoh masyarakat, dan juga asosiasi dunia usaha.
“Itu yang paling utama, dalam prosesnya kita melibatkan semuanya dalam pembuatan masterplan daya tarik wisata ini,” kata Budi.
Pj. Bupati Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan masterplan daya tarik wisata ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata di Lombok Timur.
“Kami berterima kasih, begitu daerah kami ditetapkan sebagai destinasi super prioritas, dari statistik kunjungan wisata pada tahun 2023 itu 53 ribu lebih. Sekarang di akhir September, kami sudah mencapai 94 ribu lebih kunjungan luar biasa. Alhamdulillah dengan finalnya masterplan ini akan lebih semangat untuk meningkatkannya,” kata Taofik.
Taofik akan memanfaatkan masterplan daya tarik wisata ini untuk pengembangan fasilitas wisata Cemara Shiu, sebagai upaya pengembangan Geopark Rinjani untuk mewujudkan destinasi pariwisata yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.