Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bhutan Buka Babak Baru Wisata Dunia, Andalkan Konsep Mindfulness dan Turis Berkualitas
Advertisement . Scroll to see content

Sandiaga Uno Ingin Selamatkan Pekerja Pariwisata, Target Sertifikasi CHSE Ditingkatkan

Rabu, 03 Februari 2021 - 13:31:00 WIB
Sandiaga Uno Ingin Selamatkan Pekerja Pariwisata, Target Sertifikasi CHSE Ditingkatkan
Sandiaga Uno targetkan sertifikasi CHSE menjangkau 6.500 pelaku usaha (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

Menparekraf Sandiaga juga menuturkan sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi bahwa saat ini tingkat kepatuhan masyarakat sudah di bawah 40 persen. “Berarti hal ini perlu ada langkah strategis yang out of the box. “It’s not about go or not go atau do or not do pariwisata dan ekonomi kreatif tapi it’s about how. Hownya ini adalah protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga. 

Karena menurut Menparekraf Sandiaga untuk mengatasi Covid-19 harus memprioritaskan aspek kesehatan. “Tidak akan mungkin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit tanpa mengatasi sisi kesehatannya dan tidak mungkin ekonomi Indonesia bangkit tanpa pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. Saung Angklung Mang Udjo, Taufik Hidayat mengatakan, dengan adanya pandemi pihaknya melakukan berbagai macam inovasi dan Saung Angklung Mang Udjo menjadi pelaku usaha pertama di Jawa Barat yang memiliki sertifikasi CHSE. 

“Konsep dari Saung Angklung Mang Udjo saat ini adalah keep the old the one create the new one, dalam arti kita masih mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalam alat musik angklung, tetapi kita harus create the new one di masa pandemi ini. Karena seni budaya tradisional Sunda itu hampir tidak ada jarak antara pemain dan penonton dan kita juga banyak berinteraksi, dengan adanya pandemi kita mencoba untuk menyesuaikan dengan standar protokol kesehatan,” ujar Taufik. 

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan efektivitas vaksin Covid-19 memerlukan waktu yang relatif lama sekitar 2 – 3 tahun ke depan. Untuk itu, pihaknya menyarankan untuk terus menyadarkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan 3M, terutama memakai masker. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut