Digital Nomad Tren di Kalangan Wisatawan, Sandiaga Uno: Bali, Yogya, Malang Terfavorit
JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, Digital Nomad menjadi tren terbaru yang digandrungi generasi milenial. Bagaimana tidak, sebagai digital nomad, mereka dapat travelling ke seluruh dunia namun tetap bisa mendapatkan penghasilan.
Istilah digital nomad pun mulai ramai terdengar setelah viralnya kasus Kristen Gray, turis asal Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Melalui unggahan di Twitter pribadinya, Kristen mengajak warga asing untuk berbondong-bondong pindah ke Bali karena biaya hidup yang terjangkau dibandingkan negara asalnya.
Selama berada di Indonesia, Kristen memang diketahui bekerja sebagai seorang digital nomad di bidang desain grafis. Selain itu, dia sempat meluncurkan e-book (buku elektronik) untuk menambah penghasilannya.
“Menjadi digital nomad adalah segalanya, saya berhasil mengubah bisnis desain grafis saya hingga sukses berjalan,” cuit Kristen Gray dalam akun Twitternya, @kristentootie.
Tren digital nomad ini ternyata juga menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno. Dia mengatakan, bila Indonesia bisa mengintegrasikan teknologi dengan potensi pariwisata yang dimilikinya seperti keindahan alam dan kebudayaan, ke depannya digital nomad dapat menjadi pasar yang sangat menjanjikan.