Misteri 5 Kota yang Hilang Belum Ditemukan hingga Kini, Nomor 3 Banyak Harta Karun
Ya, ketika seorang pemimpin baru diangkat, banyak ritual yang akan dilakukan sebelum ia mengambil perannya sebagai raja. Dalam salah satu ritual ini, raja baru akan dibawa ke Danau Guatavita, di mana ia akan ditelanjangi dan diselimuti debu emas. Dia juga akan ditempatkan di atas rakit yang dihias bersama para pelayan serta tumpukan emas dan batu mulia. Rakit itu akan dikirim ke tengah danau, di mana raja akan membersihkan debu emas dari tubuhnya. Sedangkan para pelayannya akan melemparkan kepingan emas dan batu berharga ke dalam danau.
Ritual ini dimaksudkan sebagai pengorbanan kepada dewa Muiska. Bagi orang Muiska, "El Dorado" bukanlah kota, tetapi raja yang menjadi pusat ritual yang juga disebut "Yang Berlapis Emas". Sementara El Dorado dimaksudkan untuk merujuk pada Yang Bersepuh, namanya kini menjadi identik dengan kota emas yang hilang.
Pada tahun 1545, Conquistadores Lazaro Fonte dan Hernan Perez de Quesada berusaha mengeringkan Danau Guatavita. Ketika melakukannya, mereka menemukan emas di sepanjang pantainya. Hal ini memicu kecurigaan mereka danau itu berisi harta kekayaan. Mereka lantas bekerja selama tiga bulan hingga para pekerja membentuk rantai ember, tetapi mereka tidak dapat mengeringkan danau dengan cukup untuk mencapai harta karun jauh di dalam danau.
Pada tahun 1580, upaya lain untuk mengeringkan danau dilakukan oleh pengusaha bisnis Antonio de Sepulveda. Lagi-lagi, berbagai keping emas ditemukan di sepanjang pantai. Namun, harta karun di kedalaman danau tetap tersembunyi. Pencarian lainnya sempat dilakukan di Danau Guatavita, dengan perkiraan danau tersebut berisi emas hingga 300 juta dolar USA. Akan tetapi, mereka tetap tidak berhasil menemukan harta karun tersebut. Hingga akhirnya, semua pencarian terhenti karena pemerintah Kolombia menyatakan danau tersebut merupakan kawasan lindung pada tahun 1965.
4. Kota Z yang Hilang
Legenda terkait kota emas yang hilang seperti El Dorado juga ada sejak orang-orang Eropa pertama kali tiba di Dunia Baru, tetapi dengan nama yang berbeda. Penakluk Spanyol, Francisco de Orellana adalah orang pertama yang menjelajah di sepanjang Rio Negro untuk mencari kota dongeng ini.