Menikmati Keindahan Pantai Melasti Ungasan di Bawah Tebing
Peserta “We Love Bali” singgah untuk meng-eksplore keindahan yang belum terjamah. Sudut demi sudut pantai hingga merasakan desiran ombak untuk diolah menjadi konten menarik.
Sesuai dengan tujuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menginformasikan kepada dunia, tempat pariwisata Bali sudah melakukan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Friendly.
Pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh Indonesia dan dunia berdampak pada penurunan ekonomi salah satunya di lini pariwisata. Bali adalah provinsi yang berdampak paling besar di bidang pariwisata.
Menurut data 80 persen pendapatan pulau yang dijuluki pulau dewata ini merupakan wisatawan domestik dan wisatwan asing. Dengan adanya penerapan CHSE kekhawatiran wisatawan domestik ataupun wisatawan asing merasa aman dan yakin untuk datang ke Bali.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan, pentingnya penerapan CHSE saat Pandemi Covid-19.
Dia berpesan kepada seluruh peserta program “We Love Bali” berkreasi semaksimal mungkin karena apa yang peserta posting adalah salah satu cara membangkitkan pariwisata di Bali.
"Peserta diharapkan menjadi duta pariwisata yang dapat menggaungkan Bali, siap menerima kunjungan wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang baik, sekaligus memberi contoh pada masyarakat bagaimana cara berwisata yang aman dan bertanggungjawab untuk mencegah penularan Covid-19," ujar Rizki Handayani.
Editor: Vien Dimyati