Mengenal Sejarah Rempah Nusantara yang Mendunia di Museum Kebangkitan Nasional
"Jalur Rempah dapat menjadi pijakan dalam melihat kembali berbagai kemungkinan kerja sama antarbangsa untuk mewujudkan persaudaraan dan perdamaian global," kata Hilmar.
Hilmar melanjutkan upaya pengajuan Jalur Rempah sebagai Warisan Dunia UNESCO ditargetkan tercapai pada 2024. Keberhasilan upaya ini membutuhkan usaha bersama untuk melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, memelihara, dan mengedukasi generasi mendatang tentang pentingnya Jalur Rempah.
Berangkat dari semangat untuk bersama-sama mengantarkan Jalur Rempah menjadi warisan budaya dunia, MCB bersama dengan unit Museum Nasional Indonesia dan Museum Kebangkitan Nasional berkolaborasi dengan berbagai ahli dan pihak seperti
Culture Lab Consultancy (CLC), Yayasan Negeri Rempah dan Cukup Cakap menghadirkan Pameran “Jalur Rempah: Rumah Rempah Dunia” untuk mengedukasi publik khususnya generasi muda tentang arti penting Jalur Rempah, dengan
menghadirkan tata pamer dan berbagai kegiatan menarik.
Enam Instalasi Utama
Ahmad Mahendra selaku pelaksana tugas kepala MCB/IHA, menjelaskan, melalui proses kuratorial bersama-sama dengan para pakar dan komunitas, pameran ini menceritakan kisah perkembangan ekonomi, politik, dan ilmu pengetahuan yang didorong oleh Jalur Rempah.
"Kami harap dengan penyajian yang memiliki nilai-nilai baru ini dapat mempertegas nilai sejarah dan warisan budaya nusantara kita, Jalur Rempah, yang tidak ternilai harganya," kata Ahmad Mahendra.