Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Rumah Tua Peninggalan Bouwplan 7 Belanda yang Jadi Cagar Budaya 

Rabu, 13 Juli 2022 - 14:11:00 WIB
Mengenal Rumah Tua Peninggalan Bouwplan 7 Belanda yang Jadi Cagar Budaya 
Mengenal rumah tua peninggalan zaman Belanda yang jadi cagar budaya (Foto: Avirista Midaada/ MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan, konon ada pagar khusus yang memisahkan permukiman orang-orang Belanda dan Eropa lainnya dengan perkampungan pribumi yang ada di bawahnya. Para pribumi ini pun tak bisa sembarangan masuk kawasan permukiman Eropa itu.

"Bouwplan 7 diperuntukkan untuk para pejabat Kota Malang yang Belanda, kaum penguasaha, dan diperuntukkan untuk orang Eropa, intinya daerah ini ditetapkan wilayah Belanda dan tempat tinggal pejabat Malang. Yang pribumi ditaruh di bawah di Oro-oro Dowo, Jodipan, Kebalen. Dia (orang Belanda ini) nggak mau rumahnya lebih rendah dari inlandeer atau pribumi, karena daerah sini kan lebih tinggi dari yang sebelah timur. Itu psikologis orang Belanda," katanya.

Menariknya dari deretan permukiman warga Eropa itu ada satu-satunya rumah yang ditempati oleh warga pribumi atau inlandeer. Rumah ini berada di Jalan Anjasmoro Nomor 5 dihuni oleh Slamet dan keluarganya. Saat itu Slamet menjadi bagian dari pejabat di rumah pemotongan hewan (RPH) yang dibuat Belanda.

"Yang namanya Slamet ini orang pertama ini, Orang Jawa kok bisa milih tempat tinggal di sini. Kebetulan ada sedikit punya sumbangan kepada sejarah Kota Malang, dia kepala RPH pertama yang dibuat oleh Belanda," ujar dia.

Awalnya Slamet bisa menjadi salah satu pejabat di pemerintahan Belanda berawal dari lowongan kerja yang dibuka. Di mana saat itu pemerintah Belanda membuka lowongan untuk merancang rumah pemotongan hewan yang higienis dan bagus. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut