Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suasana Meriah Festival Pecinan Imlek 2026 di TMII, Barongsai Jadi Magnet Pengunjung
Advertisement . Scroll to see content

Menelusuri Kampung China di Manado Membawa Pengunjung ke Masa Lalu 

Minggu, 23 Mei 2021 - 20:38:00 WIB
Menelusuri Kampung China di Manado Membawa Pengunjung ke Masa Lalu 
Kawasan pecinan atau kampung China menjadi destinasi wisata kota di Manado, Sulawesi Utara. (Foto: Subhan Sabu) 
Advertisement . Scroll to see content

Dari sinilah kemudian mulai bermukim banyak pendatang pendatang yang dari Tiongkok datang berbondong-bondong menetap di sini kemudian mulai menyebar dan sampailah pada saat ini kawasan ini masih disebut dengan Kampung Cina karena baik dari struktur bangunan maupun juga kemudian dibangun kelenteng-kelenteng berikutnya. 

Di Kampung China kurang lebih ada lima klenteng. Kemudian berkembang pada 1955 dan dibangun lagi beberapa klenteng lain termasuk Klenteng Kong Zi Miao dibangun pada 2018 yang diperluas walaupun sudah ditempati sejak 1984. 

"Kawasan kampung China sendiri sudah boleh dikata tidak lagi orang Tionghoa semua karena sudah akulturasi. di sini ada orang Arab yang tinggal ada orang Minahasa sudah campur baur, bahkan sudah terjadi asimilasi, kawin-mawin antar sesama etnis, jadi boleh dikata namanya saja Kampung Cina tapi walaupun masih ada 60 sampai 70 persen orang-orang Cina atau orang Tionghoa tapi boleh dikata sudah banyak juga orang lain yang bukan orang Tionghoa yang ada di kawasan ini," ujar Sofyan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut