Kaya Budaya dan Kuliner, Asyiknya Kunjungi Desa Wisata Tamansari di Kaki Gunung Kawah Ijen

Berkat inovasi digital ini, Desa Tamansari dapat bertahan selama pandemi. Tidak hanya itu, menurut Kepala Desa Wisata Tamansari Rizal Sahputra, lapangan pekerjaan pun semakin luas dan meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat setempat.
“Dengan potensi yang ada, masyarakat bener-bener bisa memanfaatkan potensi ini untuk dirinya sendiri,” katanya.
Salah satunya, Desa Tamansari berhasil mengekspor produk kopi ke New Zealand. Sebelum masa pandemi, produk kopi ini turut diekspor ke Jepang dan Australia.
Menjadi salah satu sentra penghasil kopi, pengunjung juga dapat mencicipi proses pembuatan kopi. Mulai dari memetik biji kopi, pra produksi, sampai ke pascaproduksi. Keseruan ini bisa Anda coba dengan membayar Rp400.000 per pax.
Kerennya, Anda bisa menukarkan 1 kilogram sampah plastik dengan secangkir kopi tubruk. Hal ini pernah dilakukan oleh Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung.