Inikah Istana Kecil di Yogya selain Keraton Ngayogyakarta? Ternyata Masih Simpan Warisan Para Pangeran
2. Memiliki luas 5,4 hektare
Kompleks Puro Pakualaman terdiri dari rangkaian bangunan menyatu yang dikelilingi tembok seluas 5,4 hektare. Di Puro Pakualaman terdapat alun-alun, masjid, dan pasar di sana. Selain itu, ada pula permukiman untuk penduduk, dalem-dalem, dan fasilitas lainnya. Konon, tempat ini dikelilingi benteng baluwerti yang tak berujung, terbukti dengan adanya tembok setebal dua meter di sisi utara Jalan Sultan Agung.
3. Bagian Bangunan di Puro Pakualaman
Memasuki istana ini, terdapat Alun-alun Sewandanan yang di tengahnya terdapat pohon beringin, kemudian ada gerbang utama yang disebut Regol Danawara. Pada fasad pintu gerbang tersebut terdapat tulisan angka tahun yang bertuliskan 7-8-1884 yang menandai waktu pembangunan regol.
Setelah memasuki pintu gerbang utama, terdapat taman yang dikelilingi bangunan inti, di antaranya Pendhapa Sewatama, Dalem Ageng Prabasuyasa, Bangsal Sewarengga, Gedhong Maeracaka, Bangsal Parangkarsa, dan Gedhong Purworetno.
Bangunan-bangunan tersebut sebagian berfungsi sebagai gedhong perkantoran, musem serta tempat seremonial yang berfungsi sebagai bangunan penunjang kegiatan dari Sri Pakualam dan keluarga.
4. Warisan para pangeran di museum Puro Pakualaman
Museum merupakan bagian yang dapat dikunjungi secara umum. Museum Puro Pakualaman adalah museum khusus yang menggambarkan sejarah, budaya, dan sistem pemerintahan Kadipaten Pakualaman.