Desain dan Kreativitas Anak Indonesia Siap Unjuk Gigi di Kancah Global
Desain interior booth IDD Pavilion dirancang oleh Santi Alaysius, pendiri Domisilium Studio. Dia dikenal melalui pendekatan desain yang menekankan eksplorasi ruang, material, serta narasi visual yang kuat. Dalam rancangan booth tersebut, Santi menghadirkan interpretasi ruang yang mencerminkan semangat kolaborasi dan dinamika ekosistem desain Indonesia.
Selain melalui IDD Pavilion, kehadiran Indonesia juga diperkuat dengan partisipasi sejumlah desainer dalam SaloneSatellite, bagian dari Salone del Mobile yang didedikasikan bagi desainer muda dari berbagai negara. Beberapa nama yang turut ambil bagian antara lain Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret. Dalam konteks ini, IDD turut memberikan dukungan dengan membantu proses ekspedisi karya para desainer ke Milan sebagai upaya memperluas eksposur global.
Partisipasi IDD dalam ajang internasional ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, di antaranya Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Indonesia Design Development Centre (IDDC), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma.
CEO IDD PIK2, Ipeng Widjojo menyebutkan keikutsertaan ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan Indonesia sebagai ekosistem desain yang kolaboratif dan terintegrasi. "IDD Pavilion menjadi cara kami memperkenalkan Indonesia sebagai ekosistem desain yang terintegrasi dan kolaboratif. Melalui Salone del Mobile, kami berharap karya para desainer Indonesia dapat semakin dikenal dan terhubung dengan industri desain global," katanya.
Dukungan serupa disampaikan Direktur Arsitektur Design Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf), Sabar Norma Megawati Pandjaitan. dia menilai ajang ini sebagai peluang penting bagi desainer furnitur Indonesia menampilkan karya khas Indonesia di tingkat global.
"Yang pasti kami mendukung kegiatan ini dimana lewat kegiatan ini kita berharap ekonomi kreatif kita bisa dilihat dunia dan nantinya bisa dijual keluar negeri yang tentunya menambah penghasilan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia dan nama Indonesia sendiri jadi terus harum," ujarnya.
Melalui kehadiran IDD Pavilion di Salone del Mobile 2026, Indonesia tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem desain global. Partisipasi ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi baru, memperluas jaringan internasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan kreatif di kancah dunia.
Editor: Dani M Dahwilani