Desa Unik di Sulawesi, Warganya Masih Terapkan Ritual Angkat Rumah saat Pindahan
Adapun tujuan dari memindahkan rumah ini adalah agar terhindar dari bencana atau malapetaka. Uniknya tak hanya masyarakat Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan, tradisi ini juga ditemui dan dikenal oleh masyarakat Sulawesi Barat dengan sebutan yang berbeda dari kedua tempat tersebut, yang dikenal dengan istilah Maakke Boyang di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Berbeda dengan dua daerah sebelumnya, dalam prosesi Maakke Boyang, saat rumah akan dipindahkan dua anak kecil harus ada di dalam rumah, yang dipercaya dapat mengusir roh jahat dan membuat tradisi berjalan lancar.
Setelah itu tuan rumah akan menghidangkan ule ule bue atau kacang hijau untuk dinikmati bersama sebagai perwujudan rasa syukur karena tradisi Maakke Boyang telah selesai dilakukan.
Tradisi dengan nilai gotong royong yang kuat
Tradisi yang dilakukan di ketiga daerah tersebut menunjukkan betapa kuatnya nilai gotong royong yang masih mengikat para masyarakat setempat.
Gotong royong merupakan adalah suatu kepribadian bangsa serta budaya yang sudah melekat dan berakar di dalam kehidupan masyarakat. Ada berbagai manfaat gotong royong yang diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti terjalinnya rasa solidaritas di dalam lingkungan masyarakat, mempererat tali persaudaraan tanpa mengenal latar belakang atau status ekonomi yang ada, selain itu juga menjadikan lingkungan sekitar rumah menjadi lebih aman karena warga sudah saling mengenal.
Editor: Vien Dimyati