Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengelola Gunung Kawi Minta Publik Berhenti Percaya Stigma Pesugihan, Bukan Tempat Ditakuti!
Advertisement . Scroll to see content

Bantah Stigma Tempat Pesugihan, Gunung Kawi Disebut Destinasi Wisata Religi dan Budaya

Sabtu, 04 Juli 2026 - 16:13:00 WIB
Bantah Stigma Tempat Pesugihan, Gunung Kawi Disebut Destinasi Wisata Religi dan Budaya
Pengelola sebut Gunung Kawi sejak puluhan tahun lalu dikenal sebagai destinasi wisata religi tempat berdoa, berziarah, dan bersyukur. (Foto: Instagram Gunung Kawi Story)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Nama Gunung Kawi kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah dikaitkan dengan isu pesugihan yang menyeret salah satu artis. Menanggapi hal tersebut, pengelola wisata religi Gunung Kawi akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Melalui unggahan di akun Instagram @gunungkawistory, pengelola menegaskan Gunung Kawi sejak puluhan tahun lalu dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menjadi tempat berdoa, berziarah, dan bersyukur. Mereka membantah anggapan yang menyebut kawasan tersebut identik dengan praktik pesugihan.

“Sebagai tempat berdoa, bukan tempat yang ditakuti,” tulis akun tersebut mengawali pernyataannya.

Pengelola menjelaskan, jauh sebelum media sosial dipenuhi berbagai narasi sensasional, Gunung Kawi telah menjadi tujuan ribuan peziarah yang datang membawa doa, harapan, dan rasa syukur. Kehadiran para peziarah juga menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar, mulai dari pedagang bunga, pemilik warung, penginapan, hingga sopir angkutan.

“Di sinilah nilai-nilai luhur tetap terjaga, diwariskan, dan terus hidup dari generasi ke generasi. Bagi kami, Gunung Kawi bukanlah kisah yang dibuat-buat. Gunung Kawi adalah rumah,” kata pengelola.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut