Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jan Valacai Apresiasi Peran IBW 2026 untuk Perempuan Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

7 Tradisi Kecantikan Mengerikan di Dunia, Telinga hingga Leher Dibuat Memanjang

Sabtu, 01 Januari 2022 - 18:32:00 WIB
7 Tradisi Kecantikan Mengerikan di Dunia, Telinga hingga Leher Dibuat Memanjang
Tradisi kecantikan di dunia (Foto: YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

5. Lotus Feet, China

Ratusan tahun lalu, pernah ada ritual yang harus dilakukan oleh para perempuan di China. Para perempuan dipaksa memakai sepatu yang berukuran sangat kecil dan berujung lancip, demi mendapatkan bentuk kaki yang diinginkan atau 'Lotus Feet'. Dulu, jenis kaki seperti ini dianggap sebagai standar kecantikan yang didambakan di China.

Ritual ini kemudian dilarang oleh Mao Zedong, pemimpin komunis China sekaligus pendiri Republik Rakyat China pada 1950, karena dirasa tidak sesuai dengan kehidupan modern di China. Namun, beberapa perempuan yang terpaksa menjalani ritual kecantikan tersebut masih hidup dengan Lotus Feet hingga saat ini.

6. Bertubuh gemuk, Mauritania

Para laki-laki suku Maurithania akan tertarik pada para wanita yang memiliki lipatan lemak di tubuh. Tradisi ini sudah ada sejak zaman dahulu. Banyak keluarga yang mengirim anak-anak perempuannya untuk tinggal di tempat yang selalu di suplai makanan berlemak agar semakin gemuk. Akan tetapi, sekarang ini para wanita di suku Maurthania sering terserang penyakit yang menyerang perut mereka karena tradisi ini.

7. Menyetrika Payudara

Ada satu tradisi yang dilakukan oleh perempuan di Afrika Barat, yaitu menyetrika payudara atau breast ironing. Hal ini dilakukan oleh para ibu kepada anaknya, sebagai upaya untuk melindungi anak mereka dari perhatian yang tidak diinginkan, pelecehan seksual, bahkan pemerkosaan.

Praktik ini dilakukan dengan menggunakan alat tertentu, untuk memijat, mengetuk, bahkan menekan dada hingga rata. Namun, ritual ini mendapatkan kritik dari berbagai pihak.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut