20 Oleh-Oleh Khas Surabaya Paling Laris, Unik Ada Sirup Kuno Peninggalan Belanda
14. Oseng Tuna Asap
Oseng tuna asap adalah salah satu oleh-oleh khas olahan daging ikan tuna yang banyak dicari di Surabaya. Selain karena nikmat, tuna memang dikenal sebagai ikan yang mengandung kandungan gizi cukup tinggi. Jajanan ini bisa dijadikan sebagai pilihan oleh-oleh saat berkunjung ke Surabaya. Di pusat oleh-oleh, Anda bisa memilih beberapa varian rasa, seperti pedas dan original.
15. Sepatu khas Wedoro
Oleh-oleh khas Surabaya berikutnya adalah sepatu khas Wedoro. Nama ini diambil dari nama Desa Wedoro di Kecamatan Waru, Sidoarjo. Meski dari Sidoarjo, sepatu ini juga terkenal sebagai khas Surabaya karena dua wilayah tersebut berdekatan dan memiliki identitas kultural yang sama.
Di desa ini mayoritas warganya bekerja sebagai pengrajin tas dan sepatu. Bahkan, mereka telah membentuk Asosiasi bagi para pedagang tas dan sepatu yang jumlah anggotanya mencapai 600 orang. Kemampuan produksi pengrajin di Wedoro sekitar 100 grosir per minggu per perajin. Di Waru, Kabupaten Sidoarjo, ada 17 desa, 9 di antaranya menjadi pusat industri sandal dan sepatu, yaitu Wedoro, Kepuh Kiriman, Berbek, Wadung Asri, Tambak Rejo, Ngingas, Tropodo, dan Janti.
16. Batik Khas Surabaya
Oleh-oleh berikutnya adalah Batik khas Surabaya. Batik di setiap daerah tentunya memiliki kekhasan masing-masing. Batik Surabaya dikenal juga sebagai batik Seru yang merupakan singkatan dari Seni Batik Mangrove Rungkut.
Motif batik ini terinspirasi dari hutan bakau yang ada di pesisir Surabaya. Bahkan, tinta yang digunakan untuk membatik pun didapat langsung dari mangrove. Motif Batik Surabaya umumnya didominasi warna cerah. Secara desain, pada umumnya menggambarkan jenis mangrove yang tumbuh di sekitar Pantai Wonorejo.