Kecerdasan Buatan Temukan Lebih dari 300 Exoplanet, Tak Pernah Ditemukan di Data Teleskop
JAKARTA, iNews.id - Algoritma kecerdasan buatan (AI) baru telah menemukan lebih dari 300 exoplanet yang sebelumnya tidak diketahui dalam data yang dikumpulkan teleskop pemburu, Kepler. Padahal teleskop itu sudah mengamati ratusan ribu bintang dalam pencarian dunia layak huni.
Katalog planet potensial yang telah disusunnya terus menghasilkann penemuan baru bahkan setelah teleskop itu mati. Pakar manusia menganalisis data untuk tanda-tanda exoplanet.
Tapi, algoritma baru yang disebut ExoMiner bisa meniru prosedur itu dan menjelajahi katalog lebih cepat dan efisien. Teleskop, yang berhenti bekerja pada November 2018, mencari penurunan sementara kecerahan bintang yang mungkin disebabkan oleh planet yang melintas di depan piringan bintang seperti yang dilihat dari sudut pandang Kepler.
Kendati demikian, tidak semua peredupan seperti itu disebabkan oleh exoplanet, dan menurut pernyataan NASA, para ilmuwan harus mengikuti prosedur yang rumit untuk membedakan positif palsu dari hal-hal nyata.
ExoMiner adalah apa yang disebut jaringan saraf, sejenis algoritme kecerdasan buatan yang dapat mempelajari dan meningkatkan kemampuannya saat memasukkan data dalam jumlah yang cukup. Dan Kepler menghasilkan banyak data.