8 Ilmuwan Muslim yang Karyanya Mendunia, Penemuannya Masih Penting sampai Sekarang
Karya:
Abu Abdullah al Battani orang pertama yang menggantikan latihan akord Yunani sekaligus orang pertama yang mengembangkan konsep kotangen dan menyediakan tabel mereka dalam derajat.
Ghiyath Al-din Al-Kashi dilahirkan di Kashan, Iran, tahun 1380 dan meninggal di Samarkand, Uzbekistan pada 22 Juni 1429. Ghiyath Al-din Al-Kashi astronom dan matematikawan Persia.
Karya:
Ghiyath Al-din Al-Kashi menemukan teori angka dan teknik perhitungan Dalam bukunya (Miftah ul Hissab) atau (Kunci Kalkulator), ia mendefinisikan algoritme untuk menemukan akar ke-5 dari bilangan apa pun. Buku ini diajarkan di sekolah Persia sampai abad ke-17.
Abu Al Wafa Muhammad al Buzjani dilahirkan di Buzhgan, Iran,pada 10 Juni 940M dan meninggal di Baghdad, Irak, pada 15 Juli 998 M. Abu Al Wafa Muhammad al Buzjani adalah seorang astronom dan matematikawan asal Persia.
Pada tahun 959, Abul Wafa memutuskan pindah ke Irak, dan mempelajari matematika khususnya trigonometri. Pemikiran pentingnya tentang fungsi trigonometri; Aturan sinus; beberapa identitas trigonometri.