Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Doa Bangsa untuk Sumatra, Menag Minta Masyarakat Hentikan Pola Pikir Eksploitatif terhadap Alam
Advertisement . Scroll to see content

Misteri Sinyal Aneh dari Objek Berdebu Terpecahkan, Begini Penjelasannya

Jumat, 07 Januari 2022 - 11:30:00 WIB
Misteri Sinyal Aneh dari Objek Berdebu Terpecahkan, Begini Penjelasannya
Misteri Sinyal Aneh dari Objek Berdebu Terpecahkan, Begini Penjelasannya (Foto: Powell et al., 2021))
Advertisement . Scroll to see content

SAN FRANCISCO, iNews.id -Alam semesta penuh dengan misteri. Dalam pengamatan yang dikumpulkan Transtiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA, astronom menemukan misteri lain dan yang berdebu pada saat itu. 

Dalam penelitian baru, tim ilmuwan meneliti potensi penyebab sinyal aneh yang dipancarkan objek TIC 400799224. Berdasarkan apa yang dilihat astronom sejauh ini, para peneliti menyarankan objek mungkin bintang biner atau sistem bintang ganda, di mana satu bintangnya dikelilingi awan debu yang besar. 

TESS dirancang untuk melihat exoplanet dengan mencari penurunan kecil berirama dalam kecerahan bintang — penurunan yang disebabkan oleh planet yang lewat di antara teleskop dan bintang, menghalangi sedikit cahayanya. 

Namun, planet bukan satu-satunya fenomena yang dapat menyebabkan perubahan kecerahan seperti ini. Jadi TESS telah mengumpulkan banyak pengamatan tentang segala hal mulai dari supernova (bintang yang meledak) hingga sistem bintang tiga dan banyak lagi.

Ketika para peneliti melihat melalui data TESS yang dikumpulkan pada awal 2019, TIC 400799224 menonjol karena menjadi hampir 25 persen lebih redup hanya dalam beberapa jam, kemudian membuat beberapa perubahan kecerahan mendadak lagi. (TIC adalah singkatan dari TESS Input Catalog dan mereferensikan database "setiap objek stasioner optikal di langit).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut