Google AI Veo 3 Ancam Industri Kreatif di Masa Depan? Ini Kata Pakar
"Jadi, ketika memanfaatkan atau menghasilkan video oleh para profesional, kadang tidak sampai apa yang ada di dalam pikiran, kemudian bisa jadi material konkrit. Malah, dengan teknologi Veo 3 ini bisa terjadi," tambahnya.

Tapi, karena kecerdasan itu akan ada risiko yang bisa menjadi tantangan.
"Ketika dia (teknologi AI) bisa menirukan gerak tubuh orang atau material alami dengan sangat persis, orang bisa sulit membedakan," ungkap Firman.
Firman melanjutkan, di masa depan akan sangat tipis batas realitas antara dunia nyata dengan AI. Ketika realitas yang natural tidak bisa dibedakan, realitas itu bakal gampang dimuati kepentingan tertentu.
"Akan ada saja pihak yang memanfaatkan itu untuk kepentingan-kepentingan tertentu, seperti kepentingan pemasaran atau kepentingan politik," papar Firman.
"Ketika itu tidak bisa dibedakan, orang akan termakan kepentingan tersebut tanpa dia sadari. Krisis identitas bisa terjadi," tambahnya.
Jadi, diperlukan kebijakan setiap individu dalam menggunakan teknologi AI seperti Google AI Veo 3 yang menggemparkan dunia ini. Pemanfaatan teknologi yang sembrono, tentu akan memberi dampak buruk bagi banyak orang.
Editor: Muhammad Sukardi