Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSSI Pecahkan Rekor MURI, 3.000 Pelatih Baru Siap Bangun Sepak Bola dan Futsal Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Sepak Bola Indonesia dari Masa Penjajahan sampai PSSI, Lahir dari Semangat Nasionalisme

Jumat, 26 Agustus 2022 - 21:07:00 WIB
Sejarah Sepak Bola Indonesia dari Masa Penjajahan sampai PSSI, Lahir dari Semangat Nasionalisme
Sejarah sepak bola Indonesia dari masa penjajahan sampai PSSI (Foto: Sportstars.id)
Advertisement . Scroll to see content

Paku Buwono X kemudian mendirikan stadion Sriwedari lengkap dengan lampu, sebagai apresiasi terhadap kebangkitan 'Sepak bola Kebangsaan" yang digerakkan PSSI.  Stadion Sriwedari kemudian diresmikan pada Oktober 1933 dan semakin membuat gencar kegiatan persepakbolaan.

Lebih jauh lagi, Soeratin juga turut mendorong pembentukan badan olahraga nasional. Hal itu agar kekuatan olahraga pribumi semakin kokoh, khususnya dalam melawan dominasi penjajah Belanda. Hingga pada tahun 1938, berdirilah ISI (Ikatan Sport Indonesia), yang kemudian menyelenggarakan Pekan Olahraga (15-22 Oktober 1938) di Solo. Ini juga yang di kemudian hari menjadi cikal bakal PON pertama di Indonesia tahun 1948.

Pekan Olahraga Nasional (PON)pertama kali yang dilaksanakan di Stadion Sriwedari Surakarta/Solo pada 9 September 1948. PON dicetuskan oleh Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI)  yang merupakan perkembangan dari ikatan Sport Indonesia (ISI).

PSSI Semakin Berkembang Pesat

 Karena PSSI semakin kuat, NIVB pada tahun 1936  akhirnya berubah menjadi NIVU (Nederlandsch Indische Voetbal Unie) dan mulai merintis kerjasama dengan PSSI. 

Sebagai tahap awal, NIVU mendatangkan tim dari Austria yakni Winner Sport Club pada tahun 1936. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1938, atas nama Dutch East Indies, NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938 di Prancis. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut