Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guillermo Ochoa Berpeluang Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Sejajar dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Advertisement . Scroll to see content

Piala Dunia 2026 Bakal Berbeda! VAR Kini Bisa Batalkan Gol meski Bola Belum Ditendang

Senin, 01 Juni 2026 - 18:24:00 WIB
Piala Dunia 2026 Bakal Berbeda! VAR Kini Bisa Batalkan Gol meski Bola Belum Ditendang
IFA dan IFAB resmi memperluas kewenangan VAR di Piala Dunia 2026 sehingga gol dapat dianulir jika ada pelanggaran sebelum bola dimainkan. (Foto: Sportskeeda)
Advertisement . Scroll to see content

Collina menegaskan wasit akan lebih proaktif mencegah pemain berkumpul di pinggir lapangan ketika rekan setim mereka sedang mendapatkan perawatan.

"Kami tidak akan membiarkan seluruh tim menuju bangku cadangan ketika kiper sedang terbaring cedera. Kiper berhak mengalami cedera, tetapi pemain lain tidak berhak meninggalkan lapangan untuk melakukan semacam time out bersama pelatih mereka," katanya.

"Kami sudah memberi tahu mereka bahwa kami mengetahui praktik tersebut. Karena itu, kami akan berupaya mencegah seluruh pemain keluar dari lapangan. Ada kapten dan ada pelatih, sehingga wasit akan siap menghadapi situasi seperti itu jika terjadi," lanjutnya.

FIFA juga memperkenalkan aturan baru untuk mempercepat jalannya pertandingan. Wasit akan menggunakan hitungan mundur lima detik yang terlihat jelas saat lemparan ke dalam dan tendangan gawang.

Jika lemparan ke dalam tidak dilakukan sebelum hitungan habis, penguasaan bola akan diberikan kepada lawan. Sementara jika tendangan gawang melewati batas waktu, tim lawan akan mendapat hadiah sepak pojok.

Perubahan lain berlaku pada pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar kini hanya memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan melalui titik terdekat di garis batas. Jika melanggar, pemain pengganti baru boleh masuk setelah satu menit berlalu sejak pertandingan kembali dimulai.

Aturan-aturan baru tersebut menunjukkan keseriusan FIFA dalam meningkatkan keadilan pertandingan sekaligus mengurangi praktik-praktik yang selama ini dianggap merusak ritme permainan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut