Mantan Bintang Arsenal Jadi Korban Penyerangan di Turki, Pelaku Akui Motif Emosi Pribadi
"Saya memiliki perasaan yang tidak berbalas kepada seorang wanita, dan karena dia merasa tidak nyaman dengan saya, dia sebelumnya mendapatkan perintah larangan mendekati," kata dia.
Dia melanjutkan, "Saya tidak pernah melanggar larangan tersebut. Namun saya mulai menyimpan kebencian terhadap Torreira setelah melihat foto wanita yang saya sukai bersama Torreira di Instagram setahun lalu."
Pelaku juga mengakui telah menulis unggahan di media sosial terkait Torreira sebelum kejadian.
"Saya menulis unggahan tentang Torreira di akun Twitter saya. Alasan saya menulisnya berasal dari kebencian saya terhadap Torreira," ujar dia.
Dia mengakui mendatangi lokasi dalam kondisi emosi tinggi.
"Setelah mengetahui dari unggahan Instagram Torreira dan keluarganya bahwa mereka berada di Hotel Rixos, saya pergi ke lokasi menggunakan taksi, dalam keadaan marah, dengan niat menyakiti Torreira. Saat saya melihatnya, saya memukul wajahnya satu kali," kata dia.
Di sisi lain, Torreira sendiri masih aktif bersama Galatasaray. Dia sudah mencatat 175 penampilan di semua kompetisi dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan klub meraih gelar liga Turki dalam beberapa musim terakhir.
Editor: Reynaldi Hermawan