Main Agresif, Timnas Indonesia U-22 Nyaris Kalahkan Mali pada Pertemuan Kedua di Pakansari
Babak pertama berakhir tanpa tambahan gol, dengan Indonesia tetap mempertahankan intensitas permainan.
Di awal babak kedua, Indra Sjafri memasukkan Ricky Pratama menggantikan Hokky. Pergantian ini belum mengubah tempo agresif Indonesia, tetapi Mali membuka peluang berbahaya pada menit ke-48. Daffa kembali tampil gemilang menepis tendangan jarak dekat Sekou Kone.
Indonesia membalas semenit kemudian melalui Mauro, namun tembakannya diblok. Garuda Muda akhirnya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-52. Serangan dari sisi kanan diakhiri umpan tarik Raka Cahyana, bola gagal dikuasai Mauro, dan Struick datang untuk mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras yang merobek gawang Mali.
Setelah tertinggal, Mali mencoba membalas lewat beberapa percobaan jarak jauh, namun masih belum mengarah ke gawang. Daffa kembali menjadi pahlawan sementara dengan menepis tendangan salto Pape Sissoko pada menit ke-60.
Petaka datang pada menit ke-70 ketika Sekou Kone mencetak gol keduanya setelah menerima umpan terobosan Hamidou Makalou, membuat skor kembali imbang 2-2.