Lamine Yamal Diserang Israel Usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Barcelona
BARCELONA, iNews.id - Lamine Yamal menjadi pusat kontroversi global setelah aksi mengibarkan bendera Palestina dalam parade juara Barcelona memicu reaksi keras dari pihak Israel. Aksi tersebut terjadi saat perayaan gelar La Liga sehari setelah Barcelona memastikan juara.
Pemain berusia 18 tahun itu terlihat mengangkat bendera Palestina dari atas bus parade terbuka yang membawa para pemain Barcelona berkeliling kota. Aksi tersebut langsung viral di berbagai media sosial dan memicu perdebatan luas.
Dalam parade yang sama, Robert Lewandowski juga terlihat mengibarkan Estelada, bendera pro-kemerdekaan Catalunya. Momen perayaan tersebut awalnya berlangsung meriah sebelum kemudian berubah menjadi sorotan politik internasional.
Lamine Yamal sendiri tidak memberikan pernyataan resmi terkait aksi tersebut. Namun gestur yang dia lakukan sudah cukup untuk memicu respons keras dari berbagai pihak di luar dunia sepak bola.
Usai Juara Liga, Barcelona Ukir Rekor Gila yang Nyaris Mustahil Dikejar Real Madrid
Tiga hari setelah parade, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz melontarkan kritik tajam terhadap Lamine Yamal. Dia menuduh pemain Barcelona itu telah menyebarkan kebencian terhadap Israel dan komunitas Yahudi.
“Lamine Yamal memilih untuk menghasut dan menyebarkan kebencian terhadap Israel saat tentara kami sedang berperang melawan organisasi teroris Hamas, organisasi yang membunuh, memperkosa, membakar, dan membunuh anak-anak, perempuan, serta orang tua Yahudi pada 7 Oktober. Siapa pun yang mendukung pesan seperti ini harus bertanya pada dirinya sendiri: apakah ini dianggap kemanusiaan? Apakah ini bermoral?” kata dia.
5 Momen Kunci Barcelona Juara Liga Spanyol 2025-2026, El Clasico Hanya Puncaknya