Komentar Cristian Chivu usai Bawa Inter Milan Juara Liga Italia, Filosofi Rendah Hati Jadi Kunci!
Pengalaman cedera kepala serius di masa lalu membentuk cara pandangnya sebagai pelatih. Dia kini lebih mengutamakan empati dan pemahaman terhadap pemain.
“Saya hanya mencoba menjadi versi terbaik dari diri saya untuk membantu para pemain,” tuturnya.
Inter tampil agresif sepanjang musim dengan torehan lebih dari 100 gol. Pendekatan menyerang ini menjadi salah satu kunci dominasi mereka di Serie A.
Chivu juga tidak lupa memberikan penghargaan kepada pelatih sebelumnya yang turut membangun fondasi tim.
“Para pemainlah yang memenangkan gelar dan mewujudkan mimpi,” ujarnya.
Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena dia mampu mengungguli pelatih top seperti Antonio Conte, Massimiliano Allegri, dan Luciano Spalletti dalam perebutan gelar.
“Saya hanya bisa belajar dari mereka dan akan terus belajar,” katanya menutup.
Editor: Abdul Haris