Kericuhan EPA U-20 Meledak! PSSI Tegaskan Aturan Anti-Rasisme
Dia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di kompetisi usia muda maupun level profesional.
“Kita adalah manusia, tidak ada perbedaan. Harus saling menghormati,” ucap dia.
Menurut Ogawa, komunikasi di lapangan juga menjadi aspek penting dalam menjaga jalannya pertandingan.
Dia menjelaskan wasit tetap harus memberikan ruang dialog kepada pemain, terutama kapten tim, namun harus tetap singkat dan terkontrol.
“Kalau pemain bertanya dengan hormat, wasit harus menjawab. Tapi tidak perlu ada diskusi panjang. Cukup tanya, jawab, selesai,” ujar dia.
Ogawa menilai tanpa sikap saling menghormati, komunikasi di lapangan akan mudah memicu konflik.
Dia menegaskan disiplin dan etika menjadi fondasi utama untuk menjaga kualitas dan integritas pertandingan sepak bola Indonesia.
Editor: Reynaldi Hermawan