I League Minta Fadly Alberto Disanksi Berat Buntut Tendangan Kungfu di EPA U-20
PSSI juga menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan membuka peluang evaluasi terhadap perangkat pertandingan.
“PSSI sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Siapapun yang terlibat akan ditindak. Kami juga melihat adanya indikasi kelalaian perangkat pertandingan, yang akan menjadi perhatian Komite Wasit untuk evaluasi, edukasi dan sanksi bila terbukti,” lanjutnya.
I.League sebagai operator kompetisi ikut menegaskan komitmen menjaga integritas dan keselamatan di EPA U-20.
Ferry Paulus menilai kompetisi usia muda seharusnya menjadi fondasi pembentukan pemain masa depan sepak bola Indonesia.
“Sangat disayangkan insiden seperti ini terjadi di kompetisi Elite Pro Academy, yang merupakan tiang penting dan fondasi sepak bola Indonesia ke depan. Dari kompetisi inilah diharapkan lahir cikal bakal pemain Timnas Indonesia di masa mendatang," ungkap Ferry Paulus.